News

Mengenal Skabies dan Jamuran terhadap Kucing

Posted On
Posted By jaysonporter22

Skabies dan jamuran adalah dua penyakit yang sering dialami anak bulu kesayangan. Keduanya punyai tanda-tanda yang mirip. Yakni, gatal-gatal yang menyebabkan kucing sering kali menggaruk kulitnya dan bulu-bulu yang rontok. Namun, pencegahan dan penanganannya berbeda.

Mengenal Skabies dan Jamuran pada Kucing

Dokter Nadhor Nainggolan Msi menjelaskan, skabies dan jamuran sering menyerang kucing di negara tropis. Sebab, mereka sering kali tidak punyai pertahanan kulit yang kuat di iklim tersebut. Penyebab ke-2 adalah lingkungan. Baik itu interaksi antarkucing maupun rumah atau tempat tinggal kucing yang tidak steril. Di situlah parasit atau jamur gampang hinggap ke tubuh kucing. Karena itulah, kebersihan lingkungan kucing perlu perhatian lebih agar penyakit tersebut tidak muncul.

SKABIES

Penyakit skabies disebabkan parasit berwujud kutu atau tungau. Parasit itu menempel terhadap kulit kucing bagian atas. “Ibaratnya, tungau itu menggali sampai bawah dan kulit anggota atas terangkat menjadi kulit mati,” menyadari Nadhor. Kulit mati selanjutnya membentuk keropeng-keropeng terhadap tubuh kucing. Itulah yang memicu kucing mulai gatal dan terus menggaruk.

Parasit tersebut sering kali muncul akibat efek lingkungan. Misalnya, tempat yang tidak cukup bersih dan tertular kucing lain. Gejala awalnya adalah keluar keropeng-keropeng di salah satu atau beberapa anggota kulit. Jika telah keluar keropeng-keropeng di kulit, Nadhor merekomendasikan sehingga langsung diperiksakan. Nanti dianjurkan sejumlah perawatan yang sesuai bersama kemampuan.

“Mulai konvensional seperti mandi bersama sampo spesifik atau injeksi,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) tersebut. Gejala skabies akan berkurang setelah dua sampai tiga hari pasca perawatan dan pengobatan. Kulit mati dapat luruh dan memancing perkembangan kulit baru.

JAMURAN

Jamuran kerap disamakan bersama skabies gara-gara gejalanya mirip. Namun, judi slot deposit pulsa tanpa potongan keduanya mempunyai ciri fisik yang berbeda. Kucing yang jamuran terlihat mempunyai kulit yang botak di satu atau lebih dari satu bagian. Sebab, bulunya rontok di bagian-bagian tersebut. Bagian yang terkena jamur sering kali terhitung nampak memar. “Lebih akurat di cek tenaga medis khusus,” kata founder ELiM Veterinary Care tersebut.

Penanganannya beragam. Mulai obat oles, mandi bersama sampo antijamur, hingga obat minum. “Sudah ditemukan injeksinya, tapi belum masuk Indonesia,” ujarnya. Pencegahannya bersama menegaskan kelembaban dan kebersihan lingkungan terjaga, serta kecukupan gizi yang baik.

SKABIES

CIRI-CIRI: Kulit kelihatan menebal, timbul keropeng diikuti rasa gatal

PENGOBATAN: treatment antiektoparasit, sanggup bersifat injeksi, obat oles, dan obat minum.

JAMURAN

CIRI-CIRI: Kemerahan pada kulit dan gatal. Sering menimbulkan kebotakan pada lebih dari satu anggota kulit.

PENGOBATAN: Bulunya dicukur, diberi obat oles atau obat minum.

TESTIMONI

Menurut Nadhor, skabies disebabkan oleh tungau. Tungau model spesifik bisa menular ke manusia. Kondisi ini jarang terjadi. Bila tertular, langsung konsultasikan ke dokter. Biasanya dapat diberi obat oles.

Aliet Rahayu, tidak benar seorang penyayang kucing, pernah tertular skabies. Gejalanya adalah gatal-gatal di lebih dari satu bagian. Dia memilih mengoleskan minyak tawon dan larutan belerang yang diberi minyak goreng. “Belerang ditumbuk dan dicampur minyak goreng, selanjutnya dikocok dan dibiarkan sampai mengendap. Baru dioleskan,” paparnya.

Related Post